Bagaimana ciri-ciri anjing mengidap Rabies ?
- deny hr_
- Dec 9, 2021
- 1 min read
Rabies merupakan penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh rhadovirus yang umumnya tinggal dalam air liur hewan.
Setiap tahun, rabies menyebabkan kematian lebih dari 50.000 manusia dan jutaan hewan di seluruh dunia. Pasalnya, rabies memang bisa berakibat fatal jika tidak langsung ditangani.
Hewan utama pembawa virus rabies adalah kelelawar, rakun, dan tikus. Namun, hewan peliharaan seperti anjing dan kucing juga dan bisa terinfeksi dan menularkannya pada manusia.
Oleh sebab itu, penting untuk mengenali ciri-ciri rabies pada anjing dan kucing.
Anjing dan kucing yang terinfeksi rabies akan menunjukkan perubahan perilaku yang sangat ekstrem.
Ciri-ciri rabies pada hewan peliharaan seperti anjing dan kucing adalah:
selalu gelisah,
tidak bisa diam,
ketakutan,
lebih sensitif dan mudah marah,
terlihat kesakitan,
demam,
sering menggigiti benda-benda,
sering menyerang hewan lain,
kelumpuhan kaki belakang,
tidak nafsu makan,
kejang, dan
air liur berbuih.
Anjing atau kucing yang semula jinak bisa tiba-tiba menjadi lebih sensitif, ganas bahkan bisa menyerang pemiliknya. Pada anjing-anjing liar, infeksi rabies bisa membuat mereka menjadi lebih buas.
Seperti yang disebutkan, ciri-ciri anjing yang terjangkit rabies sering menjilat, menggigit, dan mengunyah benda-benda tertentu.
Anjing mungkin makan hal-hal yang tidak biasanya dimakan dan suka bersembunyi di tempat gelap.
Seiring perkembangan virus, anjing atau kucing yang terinfeksi bisa menjadi sensitif terhadap sentuhan, cahaya, dan suara.
Kelumpuhan otot tenggorokan dan rahang, mengakibatkan gejala munculnya busa atau buih pada mulut anjing.
Namun, tidak semua anjing menunjukkan tanda-tanda rabies yang sama. Beberapa anjing yang terinfeksi justru lebih pendiam, nampak sakit, dan lemas.
Terkadang, anjing yang terinfeksi rabies bahkan terlihat normal dan tidak menunjukkan gejala atau perubahan perilaku apapun.


Comments